Cerita Panas

Carita Nu Abdi Moal Hilap

Pagi hari telah tiba hari ini aku berniat untuk keluar rumah hanya untuk sekedar jalan-jalan saja, tapi sebelum itu aku menyalakan laptop yang ada di meja kamarku dan juga tidak lupa menyalakan handpone, ku buka password kunci dan sengaja lupa hanya untuk melihat wallpaper yang ada di hpku itu

Gambarnya adalah Shania Gracia alias Gracia atau SG bukan merek semen itu lho ya hahaha bercanda guys

Ku lihat lebih jeli lagi rupa wajahnya sangat membuatku gembira, tanpa berlama-lama lagi aku langsung saja aku membuka password yang ada di hpku itu dan juga password yang ada di laptop, ku buka file yang ada di laptpop untuk melihat jadwal kerja aku, dan ternyata bahwa hari iini aku libur alias off

Betapa gembiranya hatiku ini mumpung libur dan masih boudjank alias dj om blo atau apalah istilahnya itu dan gak perduli guwe yang penting guwe happy

Baca Juga: Cerita Dewasa Pecah Wanita Perawan

Aku berniat menelpon teman atao rekan kerja aku untuk mengajaknya menemani diriku yang lagi dj om blo ini hahahaha, sambil main laptop pastinya dan tidak lupa mengunjungi situs JKT48 dot com, hanya untuk sekedar melihat foto Gracia saja, lalu ku angkatlah hanpon untuk menelpon salah satu teman terbaik ku

Oh iya namaku adalah Akira Yamamura asal kota malang keturunan Jepang karena ayahku berasal dari Jepang dan mendapatkan istri orang Jawa yakni Jawa Timur, aku punya dua orang adek, satu cewek dan satu cowok, mamaku sebenarnya ingin punya satu bayi perempuan lagi katanya sih biar lengkap dua cowok dan dua cewek, beberapa kali minta tapi tak di kasih oleh ayahku katanya tiga saja cukup, dan aku adalah anak ke dua dari tiga bersaudara.

Ku telpon temanku itu dan nada deringnya adalah Suju yang berjudul sory-sory, lagu yang sangat lama bukan hahaha ku telpon dia lewwt aplikasi WA, kriiinggg, kriiiinggggg, kriiiiiinnnnngg

“halo bro aya naon telpon urang?” katanya, “plis bro pake bahasa INDONESIA saja bisa gak?”pintaku padanya, “oooh ok-ok sori ya bro”balasnya, “ok bro santai aja”sahutku, “terus….”balasnya, “gini loh bro aku kan hari ini off kerja boleh gak aku temenin ke cafe ***, guwe yang bayarin deh”pintaku padanya agar aku tidak sendirian ke cafe itu.

“oooohh bisa kok kapan?” tanyanya, “hari ini sableng”balasku dengan nada emosi, “sori-sori bro guwa lagi liat cewek nih di laptop guwe tapi penasaran siapa namanya” katanya, “emang siapa sih?”tanyaku, “ini loh”katanya, “mana kelihatan sableng gua kan ga vidio callan sama lo”kataku, “oohhh iya-iya”balasnya, “waahh sampe segitunya loe, ah dasar loe alig, coba loe kirim dm deh ke gua lewat facebook messenger”pintaku ke padanya, “oh oke sabar ea”balasnya, “ok bor siap 86” balasku

“iki loh bro, tapi udah loe terima?”tanyanya, “udah kok, udah sampai kirimannya”balasku, “cepeeett amatt”sahutnya, “ya iyalah zaman now hahaha, oooohhh iku Shani bro emang kenapa?” tanyaku

“cantik ya bro?”tanyanya, “ya iyalah namanya cewek, kalo ganteng itu cowok namaya”balasku, “oh iya ya” sahutnya

Perbincangan kami berlangsung kira-kira dua jam ataou lebih dan yang terpenting dia bisa temenin aku untuk sekedar bersantai menikmati hari libur kerjaku ini

Selang beberapa jam kemudian kamipun tiba di mana cafe yang telah kita sepakati bersama waktu di telpon tadi, kamipun memesan makanan dan minuman yang telah terdaftar pada menu makanan yang tersedia di meja yang telah kami duduki itu, “permisi mas ada yang bisa saya bantu?”tanya pelayan cafe itu

“oh iya mbak saya pesan bla bla bla bla, kalo kamu pesan apa bro?”tanyaku, “saya pesan ini mbak bla bla bla bla”sahutnya, “baik mas saya ulangi pesanannya ya mas bla bla bla bla, baik itu saja?”tanya pelayan itu, “itu saja cukup mbak”kataku, “baik silahkan di tunggu ya mas”pesan pelayan cafe itu, “makasih mbak”kataku dan temanku ini yang berbadan tambun alias gendut, “sama-sama mas”balas mbak-mbak cafe itu

Beberapa menit kemudian pengunjung di cafe *** berdatangan dan salah satunya adalah Shania Gracia bersama Shani Indira Natio atau bisa di bilang GreShan yang berati Gracia dan Shani itu kalo gak salah sih hehehehe

“ndut coba lihat itu”pintaku, “apa sih ceng?” tanyanya, “itu coba lihat”sahutku sambil megarahkan pandangannya yang sedari tadi melihat hanponnya terus, “ehhh buseett itukan Gracia sama Shani, mau apa ya mereka kesini?”tanyanya padaku, “ya mana ku tau sableng”balasku, “ya mungkin loe tau”katanya

Melihat temanku yang satu ini rasanya pingiiiiinn banget pukul kepalanya habiis lemot banget atau sekalian aja ku gembosi aja perunya biar kempes, dan tiba-tiba ada yang datang menghampiri kami dan ternyata dia adalah pelayan cafe itu sendiri hahaha, “permisi mas ini pesanannya”katanya, “makasih ya mbak”kata temanku yang gendut ini, “sama-sama mas”jawab pelayan itu

Makanan kamipun udah sama-sama habis dan kembali aku melihat di mana GreShan tadi duduk, dan apa hasilnya mereka sudah tidak ada lagi di sana, “yuk ndut kita ke kasir”kataku, “buat apa?”tanyanya, “ya buat bayarin makanan inilah”sahutku, “ooohh iya ya hehehehe”sahutnya, “dasarrr gendut untung loe temen gue kalo loe musuh guwe udah gua hajar loe dari tadi”kataku, “sabar bor, sabar”pintanya, “habis loe sih bikin guwe emosi”balasku, “maaff deh”pintanya, “iye guwe maafin” sahutku

“jadi semuanya berapa mbak?” tanyaku, “semuanya jadi Rp. …….”sahut kasirnya, “ini mbak”kataku sambil memberikan uangku pada kasir itu, “ini mas kembaliannya”kata ksir itu, “maksih ya mbak”balasku, “sama-sama mas”balas kasir itu

“bro, btw Shani sama Gracia kemana ya?”tanya temenku ini, “udah pulang kali bro”kataku, “kok loe bisa tahu sih?” tanyanya balik, “udahhhh bro jangan bikin emosi gua naik lagi nih”pintaku, “iya-iya bro”sahutnya.

Post Terkait